Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Showing posts with label Tenaga Kerja. Show all posts
Showing posts with label Tenaga Kerja. Show all posts

Friday, December 14, 2012

PASUKAN KUNING MALANG DISIPLIN DIHADIAHI RP500 RIBU

Pasukan kuning di wilayah Kota Malang, Jawa Timur, yang disiplin dalam menjalankan tugasnya akan dihadiahi uang insentif sebesar Rp500 ribu dalam bentuk tabungan.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, Wasto, Jumat, mengatakan, untuk tahun ini DKP memberikan penghargaan bagi 25 orang pasukan kuning yang berdisiplin kerja tinggi. Namun, penghargaan ini bukan dalam bentuk uang tunai, tapi tabungan.

"Sebenarnya bukan hanya pasukan kuning saja yang bisa mendapatkan insentif ini, tapi juga pasukan hijau yang berprestasi, sehingga selain mendapatkan gaji, mereka juga dapat bonus. Penilaiannya juga sama, yakni tingkat kedisiplinan kerja," tegas Wasto.

Hanya saja, katanya, volume sampah yang terus meningkat, baik yang ada di tempat pembuangan sementara (TPS) maupun ke tempat pembungan akhir (TPA) Supiturang, tidak berbanding lurus dengan jumlah pasukan kuning yang ada.

Ia mengakui, saat ini pihaknya masih kekurangan jumlah pasukan kuning, sehingga volume sampah yang setiap tahunnya meningkat sekitar 5-10 persen itu masih belum bisa terkover seluruhnya. Volume sampah domestik maupun industri saat ini rata-rata mencapai 400 ton per hari.

Menurut dia, jumlah pasukan kuning saat ini sebanyak 800 orang dan 190 orang di antaranya masih berstatus honorer. Sedangkan pasukan hijau sebanyak 200 orang yang sebagian besar juga sudah berstatus pegawai tetap, bahkan PNS.

Wasto mengaku, pihaknya akan terus mengupayakan status pegawai honorer tersebut untuk diangkat menjadi PNS bagi yang memenuhi syarat. Selain itu, juga akan mengajukan tambahan jumlah pasukan kuning.

"Tapi kami belum tahu berapa personel lagi yang kami butuhkan dan idealnya berapa, sebab sekarang masih kami utak-atik untuk mengajukan tambahannya agar volume sampah yang terus meningkat ini bisa terkover seluruhnya," tegasnya.

Sebelumnya Wasto mengatakan, jika meningkatnya volume sampah di Kota Malang sebagai akibat dari semakin bertambahnya jumlah penduduk dan tingkat perekonomian masyarakat daerah itu yang semakin membaik.(ant)

Wednesday, December 5, 2012

PEMERINTAH MALAYSIA DIDESAK UNTUK BERTINDAK TERHADAP KASUS PELECEHAN PEMBANTU

Pemerintah Malaysia telah didesak untuk mengambil tindakan guna menjamin keamanan dan kesejahteraan pembantu asing, setelah sekitar 100 wanita dari negara-negara tetangga ditemukan dikurung di satu agen pembantu selama akhir pekan.

Seorang diplomat senior Indonesia memperingatkan warga negara Indonesia hendaknya tidak bekerja di Malaysia, mengacu pada upah yang rendah dan masalah keamanan di negara tetangga itu.

"Mereka meminta tenaga pembantu Indonesia tetapi mereka tidak bisa melindungi mereka," kata konsuler urusan sosial dan budaya kedutaan Indonesia di Malaysia Suryana Sastradiredja seperti dikutip surat kabar lokal New Straits Times pada Rabu.

Lebih dari 100 perempuan asing, sebagian besar dari Indonesia, diselamatkan di kota pelabuhan Klang akhir pekan lalu.

Menurut polisi Malaysia, para wanita itu ditipu ke negara itu untuk mendapatkan pekerjaan lain namun akhirnya bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Suryana mendesak pemerintah Malaysia untuk mengambil tindakan tegas terhadap lembaga-lembaga yang menganiaya pembantu rumah tangga.

Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia S. Subramaniam telah menyerukan hukuman maksimal terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kasus seperti itu.

Sementara itu, Suryana mengatakan Indonesia akan meluncurkan investigasi sendiri tentang bagaimana para pembantu tersebut diselundupkan ke Malaysia karena ia percaya "ada pihak-pihak di Indonesia yang terlibat dalam perdagangan manusia."

Kedua negara akan menangani bersama dalam menanggulangi kejahatan, katanya.

Kedutaan Indonesia di Malaysia mengeluarkan pesan untuk Jakarta pada Maret agar menghentikan pengiriman pembantu rumah tangga ke Malaysia menyusul laporan dua pelayan Indonesia diduga disalahgunakan oleh majikan mereka.

Kasus terakhir adalah dua perempuan Indonesia diperkosa oleh polisi dan majikan masing-masing. Kasus ini telah kembali meningkatkan ketegangan antara kedua negara tetangga itu.(ant)